SEJARAH

DESKRIPSI SINGKAT

Prodi Pendidikan Teknik Mesin merupakan salah satu dari 3 prodi yang ada di Jurusan Teknik Mesin Unnes. Program Studi ini menyelenggarakan pendidikan teknik mesin dengan tujuan menghasilkan lulusan dalam bidang pengajaran teknik mesin untuk tingkat pendidikan sekolah menengah kejuruan dan instruktur pada pusat-pusat pelatihan lembaga diklat maupun industri serta tenaga laboratorium untuk melakukan pengelolaan laboratorium pendidikan teknik mesin dengan kualifikasi sarjana pendidikan (S1) yang memiliki kepribadian tinggi, jiwa dan etika profesional pendidik. Lulusan Program Studi Pendidikan Teknik Mesin juga dibekali keterampilan kewirausahaan (technopreneurship) serta pengelolaan bidang kependidikan.

Keilmuan dan keahlian yang akan diselenggarakan oleh Prodi S-1 Pendidikan Teknik Mesin FT UNNES mencakup bidang ilmu teknik mesin, bidang metodik-pedagogik (ilmu pendidikan) khususnya pendidikan teknologi dan vokasional, dan bidang lain yang sesuai dengan pembelajaran teknik mesin. Keilmuan tersebut memiliki keterkaitan dan konstelasi dengan bidang sejenis dengan Pendidikan Teknik Mesin pada tingkat S1, S2 dan S3, bahkan berkorelasi dengan bidang ilmu Teknik Mesin. Kemudian bidang keilmuan yang diselenggarakan menjadi bekal yang memadai untuk meneruskan studi ke Pendidikan Profesi Guru atau strata yang lebih tinggi (S2 atau S3). Pada area yang lebih luas, keilmuan dan keahlian tersebut juga berkait dan berkonstelasi dengan bidang serumpun (Bidang Pendidikan Teknologi Kejuruan) dan bidang aplikasinya IPTEKS (TIK dan Media) yang sesuai. Bidang kajian Teknik Mesin meliputi bidang berikut: Solid Mechanics, Dynamics and Control, Design and Manufacture, Materials Engineering, Production Process and Systems, Thermal-Fluid Sciences, dan Heat Transfer.

Di samping itu, dalam program studi Pendidikan Teknik Mesin, juga memerlukan pengetahuan dasar sains keteknikan, seperti Matematika, Fisika, dan Kimia serta Teknologi Informasi untuk menunjang pengembangan keahlian seorang Sarjana Pendidikan Teknik Mesin. Pengetahuan dasar keteknikan ini akan disampaikan hingga mencapai tahap kognitif pengetahuan. Lebih lanjut, demi membekali lulusan sehingga memenuhi luaran lulusan, beberapa keilmuan berikut juga diperlukan: enterpreneur, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kewirausahaan.